skip to Main Content
5 Cara Cermat Untuk Menghemat Penggunaan Listrik Di Rumah

5 Cara Cermat untuk Menghemat Penggunaan Listrik di Rumah

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi penggunaan energi rumah tangga. Mulai dari melakukan penyesuaian perilaku dan kebiasaan sehari-hari yang sederhana, hingga cara-cara lainnya yang lebih ekstensif. Apapun cara yang dilakukan, motif utama dalam melakukan langkah penghematan energi adalah untuk mengurangi pengeluaran dan melindungi lingkungan. Berikut adalah 5 cara mudah untuk menghemat penggunaan listrik yang dapat Teman Narasi lakukan dalam rangka mengurangi jumlah tagihan listrik.

1. Optimalkan ventilasi rumah

Optimalkan ventilasi rumah dengan rutin membuka jendela - source: viicotech.com
Optimalkan ventilasi rumah dengan rutin membuka jendela – source: viicotech.com

Optimalkan ventilasi rumah dengan rutin membuka jendela – source: viicotech.com

Untuk setiap tata letak rumah, ada cara optimal untuk membuat ventilasi alami tanpa menggunakan listrik, seperti memasang exhaust fan. Teman Narasi dapat sesekali membuka jendela agar udara dapat mengalir dengan baik dari dan ke dalam rumah. Membuka jendela adalah langkah yang mudah dan sederhana, yang memungkinkan aktivitas pertukaran udara dan perpindahan panas yang dibutuhkan oleh setiap ruangan, agar sirkulasi udara tetap terjaga dengan baik. Dengan mempraktekkan hal ini, Teman Narasi hanya perlu menyalakan AC di waktu-waktu tertentu saja sehingga dapat menghemat listrik. 

2. Gunakan tirai pada jendela

Tirai pada jendela dapat mengurangi panas matahari hingga 77% - source: unsplash.com
Tirai pada jendela dapat mengurangi panas matahari hingga 77% – source: unsplash.com

Tirai pada jendela dapat mengurangi panas matahari hingga 77%. Memilih gorden atau tirai jendela yang tepat dapat secara efektif memblokir panas dan membuat ruangan tetap terasa sejuk di siang hari. Selain tirai, panel berinsulasi dan jendela reflektif untuk perlindungan dari sinar matahari adalah alternatif lain yang dapat Teman Narasi pilih. 

Berbicara soal jendela, pencahayaan alami juga merupakan sumber yang paling praktis untuk penerangan, dan tentunya lebih hemat energi. Tidak hanya gratis, pencahayaan alami juga memiliki manfaat untuk kesehatan. Untuk dapat memanfaatkan cahaya alami secara maksimal, diperlukan desain arsitektur yang cermat, seperti penempatan jendela dan komponen bangunan lainnya, sehingga cahaya dapat dipantulkan secara merata ke seluruh ruangan. Langkah cermat ini juga dikenal dengan istilah Daylight Design.

3. Tidak membiarkan perangkat elektronik menyala atau dicolok ketika sedang tidak digunakan

Perangkat elektronik yang dibiarkan menyala dan tidak dilepas dari soketnya dapat membuang daya listrik - source: cardosoelectrical.com
Perangkat elektronik yang dibiarkan menyala dan tidak dilepas dari soketnya dapat membuang daya listrik – source: cardosoelectrical.com

Terkadang kita membiarkan lampu menyala ketika tidak sedang berada di dalam ruangan. Tidak hanya lampu, perangkat elektronik lainnya yang dibiarkan menyala dan tidak dilepas dari soketnya juga dapat membuang daya listrik. Listrik yang dikonsumsi oleh lampu dan perangkat elektronik seperti TV dan komputer mungkin nampak kecil, tetapi ketika digabungkan jumlah pemakaiannya setiap hari, tagihan listrik pun akan membengkak. Jika menggunakan steker, Teman Narasi juga sebaiknya mematikan tombol steker dan mencabutnya. Pastikan juga pengisi daya ponsel dan laptop yang sering dibiarkan tersambung untuk dicabut.

4. Beralih ke lampu LED hemat energi

Lampu LED sebagai alternatif penerangan yang lebih sustainable - source: jd.id
Lampu LED sebagai alternatif penerangan yang lebih sustainable – source: jd.id

Jika ingin hemat energi, sudah saatnya Teman Narasi beralih ke lampu LED. Lampu LED adalah investasi jangka panjang yang baik untuk penerangan hunian yang lebih sustainable. Dilansir dari lightology.com, Departemen Energi Amerika Serikat menyatakan bahwa teknologi pencahayaan LED dapat menghemat energi sampai dengan 75% dan dapat digunakan hingga 25 kali lebih lama daripada lampu pijar atau lampu halogen. Untuk tips penerangan ramah lingkungan lainnya, Teman Narasi bisa membacanya di sini. (hyperlink ke artikel: 8 Tips Penerangan Sustainable untuk Hunian)

5. Menjemur pakaian

Menjemur pakaian di luar ruangan - source: trustedclothes.com
Menjemur pakaian di luar ruangan – source: trustedclothes.com

Alat pengering pakaian atau dryer memang dapat bekerja dengan cepat dan praktis untuk mengeringkan pakaian, tetapi alat tersebut dapat mengkonsumsi daya listrik yang besar dan tidak jarang merusak pakaian. Oleh karena itu, menjemur pakaian di luar ruangan saat cuaca mendukung merupakan pilihan yang lebih baik dan dapat mengurangi biaya listrik.

Untuk hasil yang maksimal, Teman Narasi bisa mulai mempertimbangkan untuk mengimplementasikan langkah-langkah mudah di atas ke dalam kehidupan sehari-hari. Perubahan yang Teman Narasi lakukan mungkin tampak kecil, tetapi kemajuan dan perubahan pasti akan terlihat ketika adanya upaya kolektif, yaitu lebih banyak orang sadar akan efek penggunaan listrik mereka. Yuk, mulai berkontribusi dalam melestarikan sumber daya alam dan memperlambat efek pemanasan global mulai hari ini!

Jangan lupa untuk #dirumahaja dan tetap jaga kesehatan!

Penulis: Kezia Mariska
Editor: Renya Nuringtyas
Sumber:
bchydro.com,
energysage.com,
hijauku.com,
nomoredebts.org,
trvst.world,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top