skip to Main Content
5 Cara Mudah Memulai Gaya Hidup Ramah Lingkungan Di Rumah

5 Cara Mudah Memulai Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Rumah

Memulai kebiasaan baru memang selalu menjadi tantangan dan tidak jarang membuat kita kebingungan, karena tidak yakin harus mulai dari mana. Sama halnya dengan menjalani gaya hidup yang lebih ramah lingkungan, terutama di rumah. Tidak usah khawatir, Teman Narasi dapat fokus pada perubahan-perubahan kecil sebelum menantang diri sendiri dengan menerapkan langkah-langkah yang lebih besar. Berikut adalah 5 cara sederhana yang dapat Teman Narasi aplikasikan ke dalam kehidupan sehari-hari untuk membantu menjalani gaya hidup ramah lingkungan.

1. Menggunakan lampu LED hemat energi untuk penerangan hunian

Menggunakan lampu LED hemat energi untuk penerangan hunian - source: pinterest.com
Menggunakan lampu LED hemat energi untuk penerangan hunian – source: pinterest.com

Jika Teman Narasi masih menggunakan lampu pijar atau halogen untuk penerangan hunian, kini saatnya beralih ke lampu LED yang akan menghemat lebih banyak energi. Dilansir dari lightology.com, Departemen Energi Amerika Serikat menyatakan bahwa teknologi pencahayaan LED dapat menghemat energi sampai dengan 75% dan dapat digunakan hingga 25 kali lebih lama daripada lampu pijar. Tidak hanya itu, lampu LED pun juga memiliki cahaya yang lebih terang, sehingga tidak perlu menggunakan terlalu banyak lampu di rumah. Untuk tips penerangan ramah lingkungan lainnya, Teman Narasi bisa membacanya di sini.

2. Menghemat penggunaan listrik di rumah

Matikan lampu dan perangkat elektronik lainnya ketika sedang tidak digunakan - source: luxreview.com
Matikan lampu dan perangkat elektronik lainnya ketika sedang tidak digunakan – source: luxreview.com

Ada banyak cara yang dapat Teman Narasi lakukan untuk mengurangi penggunaan energi di rumah, salah satunya adalah listrik. Langkah paling sederhana yang dapat dilakukan adalah mematikan lampu jika tidak lagi digunakan. Pastikan juga Teman Narasi mencabut perangkat elektronik dan pengisi daya telepon seluler, karena perangkat tersebut juga menarik daya listrik meskipun tidak digunakan. Untuk tips menghemat listrik di rumah lainnya lainnya, Teman Narasi bisa membacanya di sini. (hyperlink ke artikel: 5 Cara Cermat Menghemat Listrik di Rumah)

3. Go furniture thrifting

Membeli furnitur second-hand yang masih layak pakai - source: lifestorage.com
Membeli furnitur second-hand yang masih layak pakai – source: lifestorage.com

Agar tidak selalu membeli furnitur baru, Teman Narasi dapat melakukan furniture thrifting, yaitu membeli furnitur second-hand yang masih layak pakai. Untuk memulainya, Teman Narasi dapat mencari tempat jual beli barang bekas di internet, seperti Facebook Marketplace, atau jelajahi area sekitar tempat tinggal untuk menemukan toko-toko yang menjual furnitur second-hand. Selain menghemat pengeluaran, Teman Narasi juga mengurangi permintaan terhadap produksi furnitur baru, yang berarti akan mengurangi polusi dan limbah dari industri tersebut. 

4. Keringkan pakaian dengan menjemurnya di luar

Menjemur pakaian di luar ruangan - source: trustedclothes.com
Menjemur pakaian di luar ruangan – source: trustedclothes.com

Alat pengering pakaian atau dryer memang dapat bekerja dengan cepat dan praktis untuk mengeringkan pakaian, tetapi alat tersebut dapat mengonsumsi daya listrik yang besar dan tidak jarang merusak pakaian. Oleh karena itu, menjemur pakaian di luar ruangan saat cuaca mendukung merupakan pilihan yang lebih baik dan dapat mengurangi biaya listrik. Namun perlu diingat, usahakan hindari menjemur dibawah sinar matahari secara langsung. Hal ini bertujuan untuk mencegah warna menjadi pudar akibat paparan sinar matahari.

5. Kurangi penggunaan air

Kurangi penggunaan air - source: verywellhealth.com
Kurangi penggunaan air – source: verywellhealth.com

Dengan adanya akses yang mudah ke air bersih dan segar, kita kerap menyalahgunakan dan menyia-nyiakan sumber daya vital ini. Teman Narasi dapat menjalani gaya hidup yang lebih ramah lingkungan dengan menggunakan lebih sedikit air, dan mengurangi pembelian air kemasan. Beberapa hal yang dapat dilakukan adalah memasang pancuran low-flow, mandi dengan waktu yang lebih singkat, tidak membiarkan air mengalir saat menyikat gigi atau mencuci piring, dan lain sebagainya.

Yuk tantang diri sendiri dengan melakukan langkah-langkah kecil ini untuk melakukan perubahan positif mulai hari ini juga. Jangan lupa juga untuk membagikan semangat gaya hidup ramah lingkungan ke orang-orang di sekitar kita agar mereka dapat terinspirasi melakukan hal serupa. Semakin banyak orang yang berkomitmen, semakin besar pula dampak positifnya bagi bumi kita. Selamat mencoba dan happy living, Teman Narasi!

Jangan lupa untuk #dirumahaja dan tetap jaga kesehatan!

Penulis: Kezia Mariska
Editor: Renya Nuringtyas
Sumber:
buffaloexchange.com,
ecowarriorprincess.net,
lifehack.org,
wheelsforwishes.org

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top