skip to Main Content
5 Hal Dasar Dalam Mendesain Ruangan Dengan Interior Tropical

5 Hal Dasar dalam Mendesain Ruangan dengan Interior Tropical

Memiliki hunian bergaya tropis yang lekat dengan unsur alam dan eksotis adalah salah satu cara untuk memanjakan Teman Narasi akan suasana liburan yang nyaman di tepi pantai. Mendesain ruangan dengan interior tropis dapat dilakukan dengan memikirkan elemen apa saja yang biasanya Teman Narasi temukan saat berlibur ke pantai atau bermalam di beach house. Apakah Teman Narasi sedang membayangkan pasir, pemandangan laut yang indah, tanaman dan dedaunan yang subur? Atau Teman Narasi sedang membayangkan tiupan angin laut yang sejuk? Biarkan imajinasi tersebut memandu Teman Narasi dalam penciptaan ruangan bergaya tropis.

Nah, sambil membayangkan hunian tropis idaman Teman Narasi, berikut lima hal dasar yang dapat dilakukan dalam mendesain ruangan dengan interior tropical!

1. Warna

Untuk warna latar belakang atau dinding, gunakanlah warna yang netral seperti krem atau kuning gading. Teman Narasi kemudian dapat menambahkan sentuhan warna yang lebih cerah, seperti oranye atau kuning pada furnitur atau elemen dekorasi. Warna hijau dan biru juga dapat dijadikan pilihan yang baik untuk membuat ruangan terasa santai dan lapang, karena warna tersebut identik dengan warna langit dan laut.

Inspirasi penggunaan palet warna pada ruangan bertema tropical - source: flooringamerica.com
Inspirasi penggunaan palet warna pada ruangan bertema tropical – source: flooringamerica.com

Terdapat satu pendekatan alternatif lainnya, yaitu menggunakan warna-warna yang lebih hangat seperti layaknya penginapan di pulau-pulau Hindia Timur seperti Pulau Bali. Dinding dapat dicat dengan warna kayu manis atau pala, lalu gunakan warna-warna permata dan varian warna lainnya sebagai aksen. 

2. Material Utama

Kayu, bambu, dan bahan-bahan yang bertekstur lainnya memainkan peran yang besar dalam mendesain ruangan dengan interior tropical. Elemen-elemen berupa anyaman dan tenunan seperti perabotan dari rotan dapat dipilih untuk menghadirkan suasana tropis. Oleh karena itu, cari dan pilih perabotan serta ornamen dekorasi handmade yang alami dan sustainable untuk memberikan nuansa tropis otentik pada hunian.

Inspirasi desain cafe tropical dengan kayu dan bambu sebagai material utama interior - source: pinterest.com
Inspirasi desain cafe tropical dengan kayu dan bambu sebagai material utama interior – source: pinterest.com

3. Material Tambahan

Untuk material pelengkap, Teman Narasi dapat menggunakan kain dengan serat alami seperti katun, linen, dan sutra untuk pelapis furnitur sehingga tampak lebih selaras dengan suasana di daerah tropis. 

Sofa berbahan linen pada ruang tamu bergaya tropical - source: pinterest.com
Sofa berbahan linen pada ruang tamu bergaya tropical – source: pinterest.com

4. Dekorasi

Untuk masalah privasi, Teman Narasi dapat menggunakan partisi bambu dan jendela gulung dari kayu. Sangat penting untuk tetap menggunakan tekstur dan elemen alami untuk tampilan tropis yang lebih otentik.

Untuk penghijauan, tanaman seperti palem hias, agave, pandan bali, siklok, lidah mertua, serta bunga tropis seperti anggrek dan bunga sepatu akan memaksimalkan tampilan tropical pada ruangan. 

Teman Narasi juga dapat menambahkan batu kristal, bingkai foto kerang, atau gantungan lampu kerang sebagai dekorasi pemanis.

Penataan tanaman dan elemen dekorasi lain pada hunian bergaya tropical - source: pinterest.com
Penataan tanaman dan elemen dekorasi lain pada hunian bergaya tropical – source: pinterest.com

5. Langit-langit

Nuansa tropical dapat dimaksimalkan dengan menambahkan wood beams atau susunan balok kayu di langit-langit ruangan. Teman Narasi juga dapat menutupi seluruh bagian langit-langit dengan kayu dekoratif.

Fitur wood beams pada langit-langit hunian bergaya tropical - source: luxedb.com
Fitur wood beams pada langit-langit hunian bergaya tropical – source: luxedb.com

Hunian, kafe, dan tempat-tempat lainnya yang bergaya tropical dengan unsur alami berupa pancaran sinar matahari, warna-warna yang cerah, atau aroma yang menyegarkan memang dapat menciptakan pengalaman sensoris yang luar biasa. Selain itu, desain interior satu ini juga dinilai menyegarkan karena membawa suasana liburan yang santai dan tenang. Tidak heran, gaya interior ini menjadi populer di kalangan masyarakat, terutama kaum milenial. So, apakah Teman Narasi tertarik? Tulis komentarmu di bawah ya!

Selamat berkreasi dan happy living, Teman Narasi!

Penulis: Kezia Mariska
Editor: Renya Nuringtyas
Sumber:
architectmagazine.com,
marieburgodesign.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top