skip to Main Content
5 Karakteristik Dasar Desain Interior Bergaya Victorian

5 Karakteristik Dasar Desain Interior Bergaya Victorian

Apakah Teman Narasi sedang mencari ide dan inspirasi desain interior untuk hunian? Kali ini tim Narasi Design akan membahas salah satu konsep desain interior mewah dan menawan khas kerajaan Inggris, yaitu desain interior Victorian.

Walaupun sempat surut di tahun 1990-an, interior bergaya Victorian kembali menarik perhatian banyak orang karena dianggap memiliki nilai seni tinggi dan keunikan tersendiri. Daya tarik lainnya adalah Teman Narasi dapat berekspresi dengan bebas dalam pemilihan warna dan pola, baik untuk desain wallpaper, ornamen dekorasi, maupun pelapis furnitur. Tidak hanya itu, jika Teman Narasi tidak terlalu menyukai kesan ‘zaman dulu’, Teman Narasi dapat menyiasatinya dengan memadukan gaya interior Victoria dengan interior modern.  

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah 5 karakteristik dasar yang perlu diketahui tentang desain interior bergaya Victorian.

1. Desain interior Victorian tidak sama dengan desain interior Klasik

Hunian dengan desain interior bergaya Victorian - source: impressiveinteriordesign.com
Hunian dengan desain interior bergaya Victorian – source: impressiveinteriordesign.com

Desain interior Victoria masih sering disamakan dengan desain interior klasik, padahal keduanya adalah konsep interior yang berbeda. Lalu, apa saja perbedaannya? Salah satu perbedaan yang paling menonjol adalah unsur warna. Berbeda dengan desain interior klasik, warna netral seperti putih dan kuning gading lebih sering digunakan dalam desain interior Victoria. Sedangkan interior klasik lebih sering menggunakan warna-warna gelap seperti coklat tua.

Interior bergaya Victorian juga didominasi oleh pola-pola yang biasanya ditemukan pada wallpaper, gorden, kain pelapis furnitur serta sarung bantal. Pola berupa bunga, dedaunan, burung, dan kupu-kupu merupakan ciri khas interior bertema Victorian. Lalu, jika dibandingkan dengan furnitur gaya klasik yang memiliki ukiran sangat rumit serta tampilan kaki meja dan kursi yang besar, furnitur bergaya Victorian lebih terkesan sederhana, tinggi, dan ramping.

2. Desain furnitur bergaya Victorian memiliki ukiran dan berukuran cukup besar

Furnitur bergaya Victorian - source: furniturevictorian.com
Furnitur bergaya Victorian – source: furniturevictorian.com

Pada zaman dahulu, furnitur bergaya Victorian dengan detail dan ukiran hasil tangan seperti yang terdapat pada sofa, meja rias, cermin, bingkai foto, dan lampu gantung digunakan oleh banyak kalangan untuk memamerkan harta dan kekayaan yang baru mereka peroleh. 

Kehadiran berbagai ukiran dan lukisan pada furnitur dan ornamen dekorasi menjadikan gaya desain ini terkesan mewah dan elegan. Istilah ‘gingerbread’ juga sering merepresentasikan hunian bergaya Victorian karena biasanya dilengkapi dengan furnitur kayu yang rumit dan potongan besi atau logam. Pada desain ini, pahatan yang terbuat dari kayu atau batu juga sering digunakan untuk mendekorasi tembok rumah.

3. Desain interior Victorian menganggap keindahan lebih penting daripada fungsi

Hunian dengan desain interior bergaya Victorian - source: pinterest.com
Hunian dengan desain interior bergaya Victorian – source: pinterest.com

Untuk mewujudkan suasana interior bergaya Victoria yang maksimal, Teman Narasi dapat mendesain dan mendekorasi ruangan dengan meletakkan furnitur dan ornamen ekstra, karena gaya Victorian jauh dari istilah minimalis. So, it’s totally ok to be all out! Gaya interior Victoria biasanya mengandung banyak ornamen, seperti permadani, gorden besar, wallpaper berpola, lampu gantung besar, juga furnitur yang kaya akan motif dan ukuran. Teman Narasi juga dapat dengan mudahnya mengekspresikan diri lewat warna dan pola megah nan berani seperti merah tua, hijau tua, ungu, dan emas, serta pola bunga, dedaunan, burung, dan kupu-kupu yang merupakan ciri khas interior bertema Victoria.

4. Furnitur dan ornamen dekorasi bergaya Victorian terinspirasi dari hunian kerajaan Inggris

Istana Warwick di Warwickshire, Inggris - source: flickr.com
Istana Warwick di Warwickshire, Inggris – source: flickr.com

Arsitektur dan interior bergaya Victorian muncul pada abad pertengahan dan menjadi salah satu desain interior terpopuler hingga akhir abad ke-19. Nama Victorian sendiri mengacu pada masa kekuasaan Ratu Victoria, atau yang disebut juga sebagai era Victorian. Tidak hanya nama, bentuk bangunan dan interior hunian rakyat menengah ke atas pada saat itu juga mengambil inspirasi dari hunian kerajaan bangsawan Inggris.

Furnitur dan ornamen dekorasi bergaya Victorian yang terinspirasi dari hunian kerajaan Inggris meliputi permadani, gorden besar dengan rumbai yang menjuntai, dinding ruangan yang dilukis atau dibalut wallpaper berpola megah, sofa dengan sandaran yang tinggi bak kursi raja, meja makan panjang dengan kaki meja yang melengkung dan penuh ukiran, dan masih banyak lagi. Selain itu, pemilihan warna dan bahan juga tak kalah penting. Untuk menonjolkan kesan yang mewah dan elegan bahan bludru selalu menjadi pilihan utama, dan warna-warna yang sering digunakan pada saat itu adalah kuning gading yang dipadukan dengan emas. 

5. Warna yang digunakan dalam interior bergaya Victorian cenderung warna-warna tersier yang klasik dan glamor

Warna klasik dan glamor kerap digunakan pada hunian bergaya Victorian - source: pinterest.com
Warna klasik dan glamor kerap digunakan pada hunian bergaya Victorian – source: pinterest.com

Tidak perlu khawatir adanya batasan dalam pemilihan warna karena desain interior bergaya Victorian memungkinkan Teman Narasi menggunakan berbagai macam warna mulai dari putih, krem, coklat, merah tua, hijau tua, ungu, kuning, oranye, hingga emas. Agar hunian tampak lebih mewah, Teman Narasi dapat memadukan warna putih atau kuning gading dengan warna-warna yang kontras dan kuat seperti yang sudah disebutkan di atas.

Lima karakteristik di atas tidak hanya bersifat fundamental, tetapi sekaligus menjadi hal penting sebelum nantinya Teman Narasi memilih interior bergaya Victorian untuk diaplikasikan ke dalam hunian. Jika semua aspek mulai dari pemilihan warna, pola, ornamen dekorasi, sampai bentuk dan jenis furnitur sesuai, suasana interior bergaya Victorian dijamin akan menonjolkan nilai estetika yang mewah dan elegan. Selamat berkreasi dan happy living!

Penulis: Kezia Mariska
Editor: Renya Nuringtyas
Sumber:
imaniadesain.com,
arsitag.com,
rumahsabine.co.id,
imagebali.net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top