skip to Main Content
7 Alasan Desain Interior Industrial Layak Menjadi Pilihan

7 Alasan Desain Interior Industrial Layak Menjadi Pilihan

Desain interior industrial memang sudah tidak asing lagi, karena gaya interior yang minimalis dan maskulin ini kerap digunakan untuk interior perkantoran, kafe, dan restoran. Namun, belakangan banyak juga pengembang yang menggunakan konsep industrial pada hunian seperti rumah dan apartemen.

1. Cocok untuk ruangan dengan konsep open space

Jika Teman Narasi menyukai ruangan yang luas dan minim sekat, konsep industrial sangat cocok untuk diaplikasikan. Konsep desain kafe misalnya, Teman Narasi dapat mendekorasi denah open space dengan elemen batu-bata atau semen pada dinding dan flooring, membuat langit-langit tampak lapang dengan saluran pipa yang dibiarkan apa adanya, menggunakan kursi dan meja berbahan logam, serta menggunakan lampu gantung dengan material kap besi.

Desain interior industrial pada kantor startup - source: pinterest.ph
Desain interior industrial pada kantor startup – source: pinterest.ph

Selain kafe, langkah-langkah tersebut juga dapat Teman Narasi aplikasikan untuk interior kantor startup dan apartemen. Desain industrial yang mengedepankan konsep open space juga akan membuat suasana perkantoran menjadi lebih santai dan tidak kaku. 

2. Ruangan akan lebih lapang

Restoran dengan konsep interior industrial yang minimalis dan terlihat lapang - source: behance.net
Restoran dengan konsep interior industrial yang minimalis dan terlihatlapang – source: behance.net

Langit-langit terbuka yang memperlihatkan struktur bangunan menjadi satu fitur menonjol pada konsep interior industrial. Saluran pipa serta kerangka bangunan yang terpampang pada langit-langit akan memberikan dimensi pada ruangan sehingga tampak lebih lapang.

3. Tidak melulu warna gelap, tetapi dapat dipadukan dengan warna netral dan terang

Penggunaan warna terang pada ruangan berkonsep industrial - source: homeandecoration.com
Penggunaan warna terang pada ruangan berkonsep industrial – source: homeandecoration.com

Desain interior bergaya industrial tidak melulu identik dengan warna gelap saja, tetapi juga dapat dikombinasikan dengan warna-warna yang lebih terang seperti kuning, merah, oranye, dan hijau. Warna-warna terang tersebut dapat ditampilkan melalui furnitur dan ornamen dekorasi sehingga dapat memberikan kesan yang fresh pada konsep interior industrial.

4. Adanya perpaduan material interior

Aksen besi pada kaki meja yang dipadukan dengan kayu bergaya rustic - source: keribrownhomes.com
Aksen besi pada kaki meja yang dipadukan dengan kayu bergaya rustic – source: keribrownhomes.com

Interior bergaya industrial tidak akan monoton karena adanya perpaduan unik antara material kayu dan logam pada perabot, permukaan yang glossy dan kasar pada flooring, dinding, perabot, serta warna netral dan terang. Aksen krom pada kaki meja yang dipadukan dengan kayu bergaya rustic adalah salah satu contohnya. 

5. Pencahayaan yang baik dan menghadirkan kesan yang cozy

Inspirasi ruangan meeting bergaya industrial dengan jendela besar - source: giggster.com
Inspirasi ruangan meeting bergaya industrial dengan jendela besar – source: giggster.com

Jendela berukuran besar sebagai salah satu unsur wajib pada ruangan bergaya interior industrial akan memberikan pencahayaan yang baik di pagi hari. Selain itu, penggunaan bohlam kuning pada lampu gantung atau lampu dekorasi lainnya akan memberikan kesan yang cozy pada malam hari. Agar kesan industrial tampil lebih maksimal, gunakan lampu sorot serta lampu gantung dengan kap metal atau monokrom, atau bohlam dengan bentuk yang unik. 

6. Tanaman indoor sebagai dekorasi yang cantik dan baik untuk sirkulasi udara

Dekorasi berupa tanaman pada ruangan berkonsep interior industrial - source: home-designing.com
Dekorasi berupa tanaman pada ruangan berkonsep interior industrial – source: home-designing.com

Ruangan dengan konsep desain industrial tidak lengkap tanpa kehadiran tanaman indoor. Selain dapat menjadi ornamen dekorasi yang enak dipandang dan memberikan kesan penghijauan dalam ruangan, tanaman indoor juga dapat membuat udara menjadi lebih segar karena dapat menyerap berbagai polutan dan melepaskan oksigen.

Beberapa contoh tanaman yang cocok untuk konsep industrial adalah tanaman menjalar seperti sirih gading atau tanaman dengan pot besar seperti karet kebo dan ara biola. Tidak perlu khawatir, tanaman-tanaman indoor tersebut mudah dirawat karena beradaptasi dengan baik di berbagai suhu ruangan dan situasi pencahayaan, bahkan dengan penyiraman yang tidak rutin dilakukan.

7. Memiliki tampilan yang minimalis

Inspirasi hunian dengan desain interior industrial yang minimalis - source: spoonfulhomedesign.com
Inspirasi hunian dengan desain interior industrial yang minimalis – source: spoonfulhomedesign.com

Ruangan dengan interior industrial memiliki tampilan yang minimalis dan cluttered-free karena pemilihan perabot dan penempatan ornamen dekorasi tidak hanya dilakukan untuk aspek estetika saja, tetapi juga mempertimbangkan fungsinya. Sebisa mungkin, pilih perabotan yang memiliki lebih dari satu fungsi, seperti sofa yang bisa dijadikan kasur lipat atau coffee table yang memiliki laci untuk menyimpan barang. Furnitur bergaya industrial juga biasanya memiliki tampilan yang sederhana, tidak terlalu banyak detail, dan juga ramping.

Nah, semoga 7 kelebihan di atas dapat membantu Teman Narasi memahami dan mengenali secara lebih detail tampilan serta elemen-elemen dasar yang umum digunakan pada desain interior industrial. Selamat berkreasi dan happy living!

Penulis: Kezia Mariska
Editor: Renya Nuringtyas
Sumber:
interiordesign.id,
voireproject.com,
hipwee.com

This Post Has 2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top