skip to Main Content
7 Alasan Desain Interior Vintage Tetap Diminati Hingga Kini

7 Alasan Desain Interior Vintage Tetap Diminati Hingga Kini

Pepatah ‘Old but Gold’ sangat cocok merepresentasikan gaya desain interior yang satu ini. Walaupun interior vintage telah muncul sejak era 1950-an hingga 1970-an dan terkesan jadul, tetapi sampai saat ini masih memiliki banyak peminat karena suasana nostalgia yang dibawanya. Ditambah lagi, ada banyak sekali cara agar gaya vintage ini terlihat lebih menawan dan relevan dengan desain interior masa kini. Nah, agar Teman Narasi semakin yakin untuk mengaplikasikan desain interior vintage ke dalam hunian, simak 7 alasannya berikut ini!

1. Cocok untuk pencinta tema oldies dan kolektor barang-barang antik

Furnitur antik dalam hunian bergaya vintage - source: nonagon.style
Furnitur antik dalam hunian bergaya vintage – source: nonagon.style

Elemen dekorasi seperti telepon jadul, kotak musik, jam antik, lampu kuno, tempat lilin, vas bunga, buku, dan patung yang sering ditemukan pada desain interior vintage jelas akan menambah suasana tempo dulu pada ruangan.  Jangan hanya disimpan dan dibiarkan berdebu di gudang saja, Teman Narasi juga dapat memajangnya sembari memamerkan keunikan furnitur dan ornamen dekorasi tersebut di dalam hunian.

2. Klop dengan desain interior lain

Desain interior vintage dengan sentuhan modern - source: fleamarketinsiders.com

Desain interior vintage dengan sentuhan modern – source: fleamarketinsiders.com

Desain interior bergaya vintage dapat dipadukan dengan desain interior lainnya seperti desain interior modern, minimalis, industrial, dan juga rustic. Memadukannya dengan gaya interior lain dapat menghasilkan desain interior vintage yang unik dan dinamis. Sebagai contoh, Teman Narasi dapat menata ruang tamu dengan memasangkan sofa berbahan kulit modern yang dipadukan dengan meja kayu, atau memasang kabinet kayu di dapur minimalis. Dengan begitu, Teman Narasi akan menciptakan interior vintage dengan kombinasi warna dan tekstur furnitur yang apik.

3. Menggunakan palet warna yang ringan sehingga menghidupkan kesan hunian yang tenang dan nyaman

Desain interior vintage dengan pemilihan warna yang ringan dan senada - source: alfemminile.com
Desain interior vintage dengan pemilihan warna yang ringan dan senada – source: alfemminile.com

Desain interior bergaya vintage kerap menggunakan warna-warna yang ringan seperti putih, kuning gading, krem, dan abu-abu sehingga membawa atmosfer yang tenang dan nyaman ke dalam ruangan. Selain itu, warna-warna pastel seperti pink muda, biru muda, hijau muda, dan ungu muda juga akan tampak selaras dengan karakteristik interior vintage.  

4. Memberikan tampilan yang organik pada rumah

Furnitur berbahan kayu yang memberikan tampilan organik pada hunian - source: diningroomlighting.eu
Furnitur berbahan kayu yang memberikan tampilan organik pada hunian – source: diningroomlighting.eu

Kayu memiliki peranan penting dalam menghadirkan interior bergaya vintage yang sempurna. Tekstur kayu yang sengaja dibiarkan terlihat ‘setengah jadi’ atau tidak halus, banyak goresan, retakan, dan berserat justru akan memaksimalkan tampilan khas vintage yang natural atau organik pada hunian. 

5. Suasana nostalgia yang kental dengan adanya dekorasi foto hitam putih

Ornamen dekorasi bertema vintage dengan ‘photo wall’ - source: aicjsc.com
Ornamen dekorasi bertema vintage dengan ‘photo wall’ – source: aicjsc.com

Salah satu cara untuk memaksimalkan karakteristik interior vintage pada hunian adalah dengan memanfaatkan salah satu sisi dinding ruang tamu sebagai ‘photo wall’. Potret keluarga hitam putih atau sepia berbingkai foto kayu yang dipajang dalam berbagai ukuran sangat cocok untuk diaplikasikan ke dalam desain interior satu ini. Selain foto hitam putih, Teman Narasi juga dapat menggantung lukisan-lukisan kuno untuk mempertegas kesan vintage pada ruangan.

6. Salah satu desain interior yang tidak lekang oleh waktu

Ruang tamu dengan desain interior bergaya vintage - source: pinterest.com
Ruang tamu dengan desain interior bergaya vintage – source: pinterest.com

Konsep interior satu ini memang memiliki daya pikat yang besar yang tetap bertahan sampai saat ini. Tidak saja pada hunian, banyak juga restoran dan kafe bertema jadul yang hadir di berbagai sudut kota, yang membawa suasana khas tempo dulu. Dengan interior khas zaman 80-an dan 90-an yang dilengkapi dengan dekorasi sepeda jadul, televisi tabung, alat makan jadul, dan lainnya, restoran dan kafe tersebut berhasil menarik banyak pengunjungnya bernostalgia.

7. Cocok untuk penggemar aktivitas DIY

DIY ornamen dekorasi bertema vintage - source: pinterest.com
DIY ornamen dekorasi bertema vintage – source: pinterest.com

Cara lain yang dapat Teman Narasi lakukan untuk mendekorasi hunian bertema vintage adalah dengan membuat perabot sendiri menggunakan material kayu atau mendaur ulang barang-barang lama. Teman Narasi dapat membuat peti kayu, bangku, kap lampu dan pot bunga, atau menggunakan koper jadul sebagai dekorasi di ruang tamu. Alternatif lainnya adalah berburu barang-barang bekas layak pakai di pasar loak dan memadukannya dengan berbagai furnitur lain yang ada di rumah. Terdengar seperti proyek yang menarik bukan?

Kelebihan utama desain interior vintage adalah mampu menampilkan kembali estetika elegan masa lampau di dalam kehidupan modern saat ini. Dengan memiliki hunian bertemakan desain vintage, Teman Narasi akan dibawa bernostalgia dengan penerapan beragam furnitur dan ornamen dekorasi yang antik pada ruangan. Selamat berkreasi dan happy living!

Penulis: Kezia Mariska
Editor: Renya Nuringtyas
Sumber:
interiordesign.id,
dekoruma.com,
smalldesignideas.com,
bitangra.com,
freshome.com,
sassytownhouseliving.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top