skip to Main Content
7 Alasan Mengapa Desain Gaya Zen Patut Dipilih Untuk Hunian

7 Alasan Mengapa Desain Gaya Zen Patut Dipilih untuk Hunian

Kata zen merupakan sebuah kata dalam  Bahasa Jepang yang berasal dari kata Chan. Chan sendiri merupakan kata yang berasal dari Bahasa Pali “Jhana” atau dalam Bahasa Sansekerta disebut Dhyana. Meski terdapat banyak istilah untuk kata ini, zen memiliki makna yang kurang lebih sama dalam berbagai bahasa, yaitu ketenangan batin. 

Konsep zen yang diterapkan pada sebuah hunian bertujuan untuk menghadirkan keseimbangan hidup antara si penghuni dengan lingkungan dan alam sekitarnya. Oleh karena itu, desain khas Jepang yang satu ini memiliki konsep keterbukaan dengan menghadirkan banyak tumbuhan di dalam ruangan. Desain ala Jepang ini bisa Teman Narasi temukan di tempat Spa ataupun Yoga. Namun bukan berarti gaya ini tidak bisa diterapkan pada rumah lho. Berikut 7 alasan memilih desain interior gaya zen untuk hunian Teman Narasi.

1. Cocok bagi penganut Minimalism

Gaya zen mengharuskan penghuninya untuk disiplin. Maksudnya, apabila Teman Narasi memutuskan untuk menerapkan desain gaya zen, Teman Narasi sebaiknya tidak membawa atau membeli terlalu banyak barang baru untuk diletakkan di dalam rumah. Sama halnya jika sebelumnya rumah Teman Narasi telah memiliki banyak perabot, maka akan sulit bagi Teman Narasi untuk menerapkan gaya ini. Teman Narasi haruslah memilih furnitur mana yang masih dipakai atau tidak.

Cocok bagi penganut Minimalism
Cocok bagi penganut Minimalism

Jika Teman Narasi ingin mengganti furnitur lama dengan yang baru, itu artinya furnitur yang lama harus dikeluarkan dari rumah dan begitu seterusnya karena pada saat konsep zen mulai diterapkan, Teman Narasi sebaiknya  tidak memiliki dan menempatkan terlalu banyak barang yang tak terpakai di dalam rumah. 

2. Warna-warna yang menenangkan

Penggunaan warna-warna natural adalah ciri khas dari gaya desain ini. Warna putih, abu-abu, krem dan hijau, kerap dijumpai dalam ruangan dengan pendekatan gaya desain zen. Warna-warna tersebut memiliki kekuatan untuk menciptakan kesan relaksasi dan ketenangan. Selain warna-warna di atas, motif kayu pun bisa digunakan sebagai pelengkap.

3. Ruangan nyaman untuk berkumpul

Ciri khas pada desain gaya zen adalah kehadiran meja duduk berukuran besar yang diletakkan di tengah ruangan. Meja ini biasanya digunakan untuk bersantai sembari minum teh atau juga untuk menghangatkan diri ketika musim dingin tiba di Jepang. Dengan ruangan yang luas dengan meja besar di tengahnya, maka Teman Narasi bisa lebih nyaman berkumpul bersama orang tercinta. 

4. Furnitur sederhana namun bermakna

Pada desain gaya zen, furnitur yang digunakan adalah furnitur sederhana namun memiliki nilai tinggi. Seperti misalnya meja duduk tanpa ornamen apapun kecuali motif serat kayu yang cantik dan menarik. Teman Narasi bisa menggunakan furnitur bergaya Jengki atau Skandinavia untuk desain gaya zen ini dikarenakan furnitur gaya tersebut memiliki bentuk yang sederhana.

Selain ornamen, bentuk furnitur yang terlalu tinggi juga sebaiknya dihindari penggunaannya. Pada gaya zen furnitur pendek lebih diutamakan karena bertujuan untuk tetap berada dekat dengan tanah dan alam.

5. Penggunaan material alami

Sebagai gaya yang diciptakan untuk menonjolkan keseimbangan hidup penghuni dengan lingkungan dan alam sekitarnya, penggunaan furnitur berbahan plastik pada desain zen sebaiknya diminimalisir. Pada desain ini, perabot yang digunakan kebanyakan adalah perabot berbahan kayu atau bambu. Selain itu, kehadiran elemen air juga bisa menambah kesan tenang pada ruangan.

Penggunaan material alami
Penggunaan material alami

6. Tidak menggunakan banyak dekorasi

Gaya zen memang selaras dengan gaya minimalis, dengan penggunaan furnitur yang tidak berlebihan dan juga fokus kepada fungsi ketimbang jumlah, dan itu merupakan kunci sukses dari keberhasilan kedua gaya ini.

Bedanya, pada gaya zen prinsip yang digunakan adalah pola garis-garis lurus yang harus tepat dan presisi. Sehingga desain ini tidak bisa dibuat secara sembarangan dan membutuhkan tenaga ahli untuk membuatnya. Silakan hubungi Narasi Design jika Teman Narasi memiliki pertanyaan seputar gaya zen.

7. Taman yang banyak dan Jendela

Salah satu kelebihan gaya zen ini adalah adanya taman hidup di sekitar rumah. Baik itu menyatu dengan ruangan melalui bukaan pintu geser yang besar, atau dibuat terpisah dengan ruangan. Kehadiran tanaman tentunya menjadi tujuan utama akan desain zen ini. Jika Teman Narasi menyukai adanya banyak tanaman di dalam rumah, itu artinya desain zen adalah desain yang cocok sekali Teman Narasi terapkan pada hunian.

Penulis: Wisesa Wirayuda
Editor: Renya Nuringtyas
Sumber:
interiordesign.id
interior.binus.ac.id
shabbychicdecoration.blogspot.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top