skip to Main Content
7 Alasan Mengapa Desain Rustic Layak Dipilih Untuk Hunian

7 Alasan Mengapa Desain Rustic Layak Dipilih untuk Hunian

Secara harfiah, kata rustic memiliki arti sesuatu yang simpel, tak memiliki nilai seni dan kasar. Dalam bahasa Indonesia, rustic berarti ‘berkarat’ atau tua, dan memiliki tekstur yang kasar. Sedangkan pada dunia arsitektur dan desain interior, gaya rustic biasa diartikan sebagai gaya yang berkesan alami, dan menggunakan material yang tidak di-finishing atau dihaluskan, misalnya kayu, batu, dan logam. Gaya rustic cocok dipadukan dengan desain gaya modern ataupun industrial.

Selain itu, apa saja sih kelebihan desain rustic dibandingkan dengan desain lainnya? Berikut 7 kelebihan desain rustic yang bisa dijadikan acuan dan inspirasi desain bagi Teman Narasi yang tertarik menggunakan desain ini untuk hunian. 

1. Penggunaan material kayu, batu alam, atau besi

Pada gaya rustic dan desain interior rumah, pemakaian kayu yang teksturnya dibiarkan terlihat jelas akan mendominasi ruangan. Tampilan kayu yang tetap tampil alami dan tidak diproses secara industrial justru akan memunculkan nilai seni dan keindahan dari desain ini. Sama halnya dengan penggunaan batu alam yang diekspos serta material besi yang bisa menambah corak dan kesan modern pada ruangan.

2. Penggunaan material bekas

Material kayu yang terkesan tua dengan tekstur yang cantik dan alami bisa digunakan sebagai aksen untuk dinding. Untuk materialnya, Teman Narasi bisa menggunakan material bata ekspos, kayu kelapa, bebatuan dan lain sebagainya. Jika Teman Narasi ingin memberikan sentuhan modern, Teman Narasi bisa menggunakan material pabrikan seperti kaca dan logam.

3. Material yang mudah didapatkan

Selain material yang terjangkau, material untuk desain rustic juga cenderung mudah ditemukan karena gaya rustic akan tampak lebih cantik bila menggunakan bahan material bekas, tentunya dengan desain yang tepat. Penggunaan material bekas akan menampilkan tekstur yang unik dibandingkan dengan membeli material baru.

4. Nuansa vintage dan etnik

Untuk Teman Narasi yang menyukai gaya vintage dan etnik, menerapkan gaya rustic pada hunian juga bisa menjadi pilihan yang tepat. Menghadirkan furnitur rustic berupa barang-barang vintage atau etnik pada ruangan dipastikan akan menambah keindahan pada gaya rustic itu sendiri.

Interior dengan desain rustic memberikan nuansa vintage dan etnik
Interior dengan desain rustic memberikan nuansa vintage dan etnik

5. Penggunaan warna alami

Warna-warna yang sering digunakan pada gaya rustic biasanya lebih kepada warna alami seperti abu-abu, terracotta atau merah batu bata, tanah, hitam, kuning pucat, dan coklat kayu. Selain itu warna hijau, biru denim, khaki, dan warna-warna pucat lainnya juga bisa digunakan asalkan diaplikasikan dan dipadukan dengan desain yang pas.

6. Perawatan yang mudah dan sederhana

Gaya rustic memang terlihat kotor karena adanya material yang diekspos. Namun Teman Narasi tak perlu khawatir karena perawatan untuk gaya rustic cenderung lebih mudah dibanding dengan perawatan gaya lainnya. Teman Narasi hanya perlu melakukan pembersihan rutin seperti biasa menggunakan air, lalu langsung dikeringkan.

Desain dengan gaya rustic memiliki perawatan yang mudah dan sederhana
Desain dengan gaya rustic memiliki perawatan yang mudah dan sederhana

7. Cocok untuk di perkotaan maupun di pedesaan

Meskipun pada awalnya gaya rustic berkembang di daerah pedesaan, kini gaya rustic juga bisa diterapkan pada rumah yang berada di perkotaan. Teman Narasi bisa menggabungkan gaya rustic dengan gaya industrial untuk menampilkan sisi modern pada hunian.

Penulis: Wisesa Wirayuda
Editor: Renya Nuringtyas
Sumber:
architectureartdesigns.com
kompas.com
verdant.id
voireproject.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top