skip to Main Content
Dua Sosok Desainer Di Balik Desain Mediterranean Yang Mewah

Dua Sosok Desainer di Balik Desain Mediterranean yang Mewah

Kepopuleran desain Mediterranean salah satunya didukung oleh andil dua arsitek dan perencana kota asal Amerika ini sejak tahun 1920-an. Salah satunya bahkan dijuluki sebagai Bapak Desain Mediterranean.

Inspirasi desain Mediterranean merupakan desain interior rumah yang tidak lekang oleh zaman, sehingga tepat diaplikasikan oleh Teman Narasi yang tidak hobi melakukan perubahan total pada desain rumah setiap jangka waktu tertentu. Desain Mediterranean sendiri terinspirasi oleh arsitektur bangunan-bangunan di Eropa dan Amerika Selatan. 

Ciri khas dari desain Mediterranean adalah kesan kalem nan elegan dengan ruangan-ruangan terbuka, atap rendah berkeramik, dan jendela serta pintu bersudut. Desain interior rumah Mediterranean sendiri merupakan perpaduan eclectic yang dipopulerkan oleh kedua sosok berikut ini. 

1. Addison Mizner

Addison Mizner - source: nantucketpreservation.org
Addison Mizner – source: nantucketpreservation.org

Meskipun tidak pernah menyelesaikan studi formalnya, dengan ketertarikan dan bakatnya, Mizner dianugerahi sebutan The Father of Mediterranean Design, sekaligus arsitek populer pada masanya. Dirinya digadang-gadang sebagai arsitek sekaligus desainer yang mengangkat desain Mediterranean karena seperti apa yang ia nyatakan, “Dasar dari kebanyakan desain saya adalah arsitektur kuno Spanyol–dengan modifikasi penting agar sesuai dengan kondisi di Florida. Saya mempelajari arsitektur Spanyol tersebut dan menyimpulkan sesuatu dari pengetahuan saya tentang iklim tropis Amerika dan Spanyol.”

Dari situ kemudian lahir desain Mediterranean yang banyak ditemukan sekarang khususnya pada hunian tepi pantai, yang dirancang dengan tambahan inspirasi lain, seperti inspirasi desain Mediterranean dengan sentuhan Yunani atau Italia. 

Mizner yang lahir pada 12 Desember 1872 ini memang dikenal sebagai seorang arsitek, namun baginya, konsep arsitek adalah orang yang tidak hanya mengurusi perihal bentuk bangunan, namun juga desain interior dan taman yang ada pada bangunan tersebut. Maka dari itu, ia juga dapat disebut sebagai seorang desainer interior dan eksterior. 

Mengenai karirnya, ia awalnya bekerja sebagai seorang pelukis cat air yang berbakat. Kemudian, di samping ketidakmampuannya menyelesaikan jenjang pendidikan di universitas, Mizner mempunyai pengalaman magang selama tiga tahun di kantor arsitek kenamaan, Willis Jefferson Polk di San Fransisco yang kemudian menjadi rekan kerjanya. Di lima tahun pertamanya di New York, pendapatannya bukan berasal dari membangun rumah atau sebagai arsitek, melainkan sebagai desainer interior untuk kapal pesiar dan taman, juga banyak hunian pribadi. 

Karya Addison Mizner - source: 1stdibs.com
Karya Addison Mizner – source: 1stdibs.com

Ketika desain Mediterranean yang ia ciptakan semakin dikenal, ia memiliki banyak pelanggan dari kalangan elit yang ingin memiliki mansion menghadap langsung ke laut di Florida. Ia pun membangun rumah-rumah dengan plester semen, atap genteng, dan batu yang cocok untuk iklim di Florida yang semi-tropis. Di tahun 1925, dengan dominasi campur tangan Mizner, Palm Beach bertransformasi menjadi komunitas resor di Amerika. Rumah Mizner di Palm Beach sendiri disebut El Solano yang dijual kepada Harold Vanderbilt dan kemudian dibeli oleh John Lennon. 

2. Sumner Spaulding

Sumner Spaulding - source: findgrave.com
Sumner Spaulding – source: findgrave.com

Spaulding merupakan seorang arsitek asal Amerika yang juga seorang perencana tata kota kelahiran 14 Juni 1892 di Ionia, Michigan. Hasil kerjanya yang terkenal antara lain Harold Lloyd Estate atau Greenacres di Beverly Hills dan Catalina Casino di Avalon, Kepulauan Santa Catalina. 

Sumner Spaulding - source: findgrave.com
Karya Sumner Spaulding – source: spectracompany.com

Sempat berkuliah selama dua tahun di University of Michigan dan lulus dari Massachusetts Institute of Technology di Boston, Spaulding juga sempat menempuh pendidikan di Eropa da Mexico. Ia pun menjadi seorang arsitek yang terkenal dengan rancangannya yang berupa bangunan-bangunan penting seperti Lucien E. Frary Dining Hall di Pomona College serta sebuah bangunan di 520 Midvale Avenue di Westwood, Los Angeles. 

Tidak berkarya sendiri, namun Spaulding juga bekerjasama dengan sosok-sosok hebat lain, seperti Walter I. Webber, William Field Staunton Jr., dan Clarence Gordon DeSwarte untuk membangun dan mendesain bangunan-bangunan publik maupun pribadi. Sebagian besar karyanya tentunya menggunakan sentuhan inspirasi desain Mediterranean yang membuatnya dikenal sebagai salah satu sosok berpengaruh dalam perkembangan desain Mediterranean dari masa ke masa. 

Mengenal kedua sosok yang mengawali inspirasi desain Mediterranean di dunia pastinya membuat Teman Narasi semakin banyak tahu seputar desain Mediterranean. Dengan mencari contoh karya mereka, maka referensi untuk mengaplikasikan desain Mediterranean pun akan semakin kaya. 

Penulis: Agatha Elma Febiyaska
Editor: Renya Nuringtyas
Sumber:
architecturaldigest.com,
elledecor.com,
saterdesign.com,
wikipedia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top