skip to Main Content
Kenali Perbedaan Lampu Daylight, Cool White, Dan Warm White

Kenali Perbedaan Lampu Daylight, Cool White, dan Warm White

Terdapat tiga faktor dasar yang harus diperhatikan sebelum memilih lampu bohlam sebagai sumber pencahayaan untuk desain interior, baik di rumah atau di tempat lainnya. Pertama, kecerahan warna lampu bohlam ditandai oleh peringkat lumennya. Semakin tinggi lumen, maka akan semakin terang cahayanya. Kedua, watt atau jumlah daya yang dikonsumsi oleh lampu tersebut. Ketiga, Teman Narasi juga harus mempertimbangkan warna bohlam yang biasanya diukur dalam skala Kelvin (K). Semakin tinggi Kelvin, semakin putih cahaya lampu tersebut. Selain itu, warna lampu juga hadir dalam tiga pilihan populer yaitu, lampu daylight, cool white, atau warm white.

Lalu, mana yang harus Teman Narasi pilih? Lampu bohlam daylight, cool white, atau warm white? Setiap warna tentunya memiliki fungsi yang berbeda. Teman Narasi juga harus mempertimbangkan penataan lampu tersebut nantinya, termasuk dimana lampu tersebut akan dipasang nantinya, karena warna lampu dapat secara dramatis mengubah suasana di setiap ruangan dan memberikan kehidupan pada desain interior. Yuk kenali karakteristik dan perbedaan dari masing-masing warna lampu tersebut di bawah ini!

Perbedaan Lampu Daylight, Cool White, dan Warm White - source: hyperikon.com
Perbedaan Lampu Daylight, Cool White, dan Warm White – source: hyperikon.com

Daylight (5.000-6.000 Kelvin)

Lampu bohlam jenis Daylight memiliki warna yang lebih kebiru-biruan. Jika Teman Narasi ingin menciptakan efek alami, warna ini adalah pilihan yang tepat. Warna terang pada lampu serbaguna ini akan memaksimalkan kontras untuk warna ruangan dan membuatnya ideal untuk ditempatkan sebagai lampu rumah, termasuk pada ruang kerja, ruang belajar, meja rias, atau bahkan di hampir semua area rumah.

Cool White/Bright White (3.000-5.000 Kelvin)

Warna lampu bohlam ini berada di antara warna putih dan biru. Dengan warna yang lebih terang energik, lampu bohlam jenis Cool White atau Bright White ini cocok juga dipasang di dalam ruang kerja atau dapur dengan perabotan dan dekorasi berbahan krom. Hunian dengan desain interior bergaya kontemporer dan modern dianjurkan menggunakan bohlam tipe ini karena dapat memberikan cahaya yang terang dan segar.

Warm White/Soft White (2.700-3.000 Kelvin)

Dari namanya saja, warna ini sudah terdengar lebih lembut dan hangat dibandingkan dengan dua tipe sebelumnya. Warna lampu bohlam yang kekuningan ini mirip dengan pancaran cahaya lampu pijar. Lampu bohlam tipe ini dapat menciptakan suasana hangat dan nyaman sehingga cocok untuk dipasang di ruang tamu, kamar tidur, dapur, dan kamar mandi, atau juga untuk pencahayaan artistik.

Perbedaan Lampu Daylight, Cool White, dan Warm White - source: lightbulbs-direct.com
Perbedaan Lampu Daylight, Cool White, dan Warm White – source: lightbulbs-direct.com

Pemilihan warna lampu bohlam dapat dinilai efektif atau tidak berdasarkan ukuran ruang, warna dinding, penempatan cahaya, dan faktor lainnya. Oleh karena itu, manfaatkan informasi di atas ketika memilih bohlam. Pertimbangkan apa yang biasanya Teman Narasi lakukan di ruang tersebut, lalu pilih dan beli jenis lampu bohlam untuk tujuan itu. Selamat mencoba dan happy living, Teman Narasi!

Untuk artikel lainnya seputar lighting, Teman Narasi dapat mengaksesnya di sini : Tipe-tipe pencahayaan dan ragam jenis lampu

Jangan lupa untuk #dirumahaja dan tetap jaga kesehatan!

Penulis: Kezia Mariska
Editor: Renya Nuringtyas
Sumber:
cnet.com,
eepros.com,
ledhut.co.uk,
simplyhometips.com,
wginc.com

This Post Has 2 Comments
  1. Artikelnya bagus.Yg ingin saya ketahui adalah apakah ada semacam standarisasi untuk pencahayaan untuk suatu ruangan (dengan menggunakan lampu LED), misalkan pencahayaan di kamar tidur/ruang TV, supaya ruangan tersebut tidak keterangan (karena watt-nya kebesaran) atau tidak kegelapan (karena watt-nya kekecilan).
    Terima kasih.

    1. Hi Kak L03KY untuk intensitas pencahayaan dipengaruhi oleh warna (berapa ribu kelvinnya), besarannya wattnya, dan metode pencahayaannya Kak apakah spotlight, downlight, atau hidden light. Disarankan menggunakan lampu dengan watt yang besar lalu digunakan dimmer untuk mengatur intensitas pencahayaannya. Besarnya watt yang diperlukan tergantung dimmernya. Contoh Kak L03KY menggunakan lampu 10w dan menggunakan dimmer dengan intensitas 50%, besarnya listrik yang diperlukan sekitar 5w.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top