skip to Main Content
Ridwan Kamil: Arsitek Dan Desainer Kontemporer Yang Mendunia

Ridwan Kamil: Arsitek dan Desainer Kontemporer yang Mendunia

“When you work with passion, good things will come.”

Ridwan Kamil

Mochammad Ridwan Kamil, atau biasa disapa Ridwan Kamil atau Kang Emil, lahir di Bandung, Jawa Barat pada 4 Oktober 1971. Beliau merupakan Wali Kota Bandung Periode 2013-2018 yang kini menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat. Sebelum memangku jabatan walikota, Ridwan Kamil berprofesi sebagai seorang arsitek dengan gaya desain kontemporer dan dosen tidak tetap di Institut Teknologi Bandung (ITB) Bandung.

Emil kecil dikenal sebagai sosok yang memiliki daya imajinasi yang tinggi. Ia sangat gemar membaca komik dan melihat foto berbagai kota yang ada di luar negeri. Bakat wirausahanya pun sudah mulai tampak sejak ia masih duduk di bangku sekolah dasar.

Lulus dari SMA Negeri 3 Bandung pada tahun 1990, Ridwan Kamil kemudian melanjutkan pendidikannya di Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Teknik Arsitektur, dan berhasil menyelesaikan studi S1-nya pada tahun 1995. Tak berhenti di situ, setelah lulus dari ITB, Kang Emil mendapat beasiswa untuk melanjutkan pendidikan S2-nya di University of California, Berkeley dengan mengambil program Master of Urban Design, College of Environmental Design pada tahun 1999 hingga 2001.

Pada tahun 2004 ia mendirikan Urbane, yang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jasa konsultan perencanaan, arsitektur dan desain. Berkat keseriusannya, Urbane pun semakin dilirik oleh dunia internasional setelah berhasil menyelesaikan berbagai proyek di luar negeri seperti Syria Al-Noor Ecopolis di Syria dan Suzhou Financial District di China.

Urbane juga berhasil meraih beberapa penghargaan dari media internasional seperti BCI Asia Award tiga tahun berturut-turut, yaitu tahun 2008, 2009, dan 2010. Urbane juga mendapat penghargaan dari BCI Green Award pada tahun 2009 untuk proyek desain Rumah Botolnya, hingga akhirnya di tahun 2013, Ridwan Kamil terjun ke dunia politik. Terjun ke dunia politik tidak lantas menghentikan karir arsitektur dan desain yang ia tekuni. Bahkan, Ridwan Kamil berhasil mengubah tata kota Bandung menjadi lebih baik dan mendapatkan penghargaan sebagai Smart City atau Kota Cerdas di Indonesia.

Karya

Banyak karya Ridwan Kamil yang dikenal di dunia internasional berkat keindahan dan juga nilai filosofi yang ia tampilkan di hasil karyanya, yang mengangkat desain kontemporeriantaranya:

  • Rumah Botol 

Bangunan yang terbuat dari tumpukan botol bekas yang berhasil mendapatkan penghargaan Green Design Award dari Asia Building Construction Information (BCI) pada 2009.

Rumah Botol Karya Ridwan Kamil
Rumah Botol Karya Ridwan Kamil
  • Masjid Al Irsyad

Masjid Al Irsyad yang dirancang dan dibangun sejak tahun 2009, dan diresmikan pada 27 Agustus 2010. Keunikan masjid ini dapat dilihat dari bentuknya yang serupa dengan Ka’bah, desain interior yang unik, dan desain ventilasinya yang sangat baik.

Masjid Al Irsyad di Padalarang, Bandung
Masjid Al Irsyad di Padalarang, Bandung
  • Museum Tsunami Aceh

Bangunan seluas 2.500 meter persegi dengan empat lantai ini dihiasi oleh ukiran geometris pada dinding lengkungnya. Ridwan Kamil juga menuliskan daftar korban di dinding Museum Tsunami Aceh, termasuk simulasi, foto-foto, hingga diorama yang khusus dirancang untuk mengilustrasikan peristiwa bersejarah tersebut.

Museum Tsunami, Aceh
Museum Tsunami, Aceh

Penghargaan

Selain Green Design Award dari Asia Building Construction Information (BCI) yang Ridwan Kamil peroleh pada tahun 2009, ada beberapa penghargaan lainnya yang berhasil ia raih dalam 10 tahun terakhir, diantaranya:

Ridwan Kamil Mendapatkan Penghargaan Bandung Kota Cerdas
Ridwan Kamil Mendapatkan Penghargaan Bandung Kota Cerdas
  • Doctor Honoris Causa Bidang Public Administration di Dong-A University, Busan, Korea Selatan.
  • Urban Leadership Award dari Univ Pennsylvania, AS.
  • Pikiran Rakyat Award 2012 untuk Tokoh Muda Kreatif
  • Winner International Young Design Entrepreneur of the Year from British Council Indonesia.
  • Google Chrome l Web Heroes for Indonesia Berkebun.
  • Indonesia Green Awards “Penghargaan Penginspirasi Bumi”, Penggagas Indonesia Berkebun.
  • Indonesia Green Awards “Penghargaan Penginspirasi Bumi”, Green Building Rasuna Epicentrum.

Penulis: Wisesa Wirayuda
Editor: Renya Nuringtyas
Sumber:
www.tribun.com
www.tirto.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top