skip to Main Content
Rumah Minimalis: “Minimalis” Dalam Desain Juga Dalam Biaya

Rumah Minimalis: “Minimalis” Dalam Desain Juga Dalam Biaya

Halo Teman Narasi! Artikel kali ini, Tim Narasi Design akan membahas soal desain rumah minimalis. Tentunya, istilah gaya arsitektur minimalis sudah tidak asing lagi kan, di telinga Teman Narasi? Gaya minimalis memang menjadi salah satu gaya arsitektur/desain yang cukup banyak digemari karena kesan “clean” dan “simple” nya, baik dalam mendesain rumah juga dalam furnitur. Tapi, apa mungkin kita bisa memiliki rumah dengan desain minimalis yang juga “minimal” dalam biaya? Jawabannya, tentu saja bisa! 

Yuk kita lihat apa saja tips dan trik dalam membuat sebuah desain rumah minimalis yang tetap budget friendly

Tips Mendesain Rumah Minimalis

Pertama, ketauhi dulu apa itu arsitektur minimalis. Arsitektur minimalis merupakan sebuah gaya arsitektur yang menekankan pada elemen desain yang simple, tanpa menggunakan banyak ornamen ataupun dekorasi. Gaya arsitektur minimalis dipercaya dapat menunjukkan “true essence of architecture”. Artinya, karena desainnya yang “minimal” sehingga dapat menunjukkan esensi dari arsitektur itu sendiri.

Perlu dipahami, arsitektur minimalis memiliki beberapa karakteristik, yaitu hanya mendesain elemen arsitektur yang penting/esensial saja, membuat desain yang sederhana dan memiliki kesan “clean”, serta ketiga adalah pola desain yang cenderung berulang sehingga menghasilkan kesan teratur dan selaras.

 Desain Rumah Minimalis
Desain Rumah Minimalis

Lalu, bagaimana desain sebuah rumah yang minimalis? Gaya arsitektur minimalis dapat diterapkan pada rumah tinggal Teman Narasi melalui berbagai cara, mulai dari denahnya, furniturnya, hingga warna-warna/tekstur yang ada pada rumah tersebut. 

Denah sebuah rumah yang minimalis biasanya memiliki penataan ruang yang efisien, tidak rumit, dan simple. Open floor plan, bentuk-bentuk sederhana, dan usaha untuk memasukkan cahaya alami biasanya tampak pada denah rumah minimalis. Furnitur yang ada dalam rumah minimalis juga tidak banyak; biasanya hanya ada furnitur yang memang penting saja. Warna-warna yang ada pada rumah dengan gaya minimalis juga merupakan warna-warna netral, dengan tekstur yang tidak banyak/terbatas.

Meskipun menampilkan kesan yang “sederhana” dan tidak banyak ornamen maupun dekorasi, justru kebanyakan furnitur untuk mendukung desain interior rumah minimalis menawarkan harga yang lebih mahal dibandingkan desain rumah biasa/tradisional. Alasannya, kesan “sederhana” dan “clean” yang ingin ditampilkan pada rumah minimalis ternyata membutuhkan ekstra material untuk menutupi detail-detail yang tampak. Selain itu, terkadang furnitur dalam rumah minimalis menggunakan jenis multifungsi, seperti kaca jendela low e.

Tips Mengurangi Biaya dalam Mendesain Rumah Minimalis

Nah, kemudian bagaimana cara untuk mengurangi cost jika ingin membuat sebuah desain rumah minimalis? Sebenarnya, ada beberapa cara untuk mengurangi biaya dalam mendesain dan membangun sebuah rumah minimalis.  Teman Narasi dapat mempertimbangkan beberapa cara berikut:

Pertama, pilihlah material yang memang mudah untuk dipasang dan dirawat. Pemasangan yang mudah akan menekan biaya tukang, karena pemasangan material/furnitur tidak membutuhkan jasa profesional untuk melakukan pemasangan. Selain itu, material dengan perawatan yang mudah juga akan membantu dalam mengurangi biya perawatan ke depannya. Contohnya, Teman Narasi dapat menggunakan plywood ataupun gypsum yang memang cenderung lebih mudah dalam perawatan dan pemasangan. Selain itu, cobalah untuk tidak menggunakan keramik pada keseluruhan dinding kamar mandi. Kesan “clean” masih bisa didapatkan memalui permainan warna. Jangan lupa pertimbangkan juga iklim tempat membangun rumah, ya!

Material Plywood
Material Plywood

Cara kedua, adalah menggunakan detail yang tidak terlalu rumit pada furnitur. Kesan “crisp, clean, and simple” dari gaya minimalis tidak melulu didapatkan dari furnitur yang sambungannya tidak kelihatan, atau dari laci yang tanpa pegangan untuk membukanya. Teman Narasi bisa mencermati pilihan furnitur yang ada, dan sesuaikan dengan warna/suasana/konsep yang diinginkan di rumah. Semakin rumit penyelesaian sebuah furnitur, semakin mahal pula harganya.

Desain Interior Dengan Gaya Minimalis
Desain Interior Dengan Gaya Minimalis

Ketiga, cermati lagi prinsip utama dari desain minimalis: “less is more”. Apakah furnitur yang kita beli memang sudah sesuai dengan apa yang kita butuhkan, atau hanya tertarik karena furnitur tersebut tampak “bagus jika diletakkan di rumah”? Apakah denah yang dibuat sudah tepat kebutuhan ruangnya, atau sebenarnya masih ada ruang yang bisa dikurangi? Atau, apakah ruang makan, dapur, dan ruang keluarga perlu dipisahkan dengan dinding atau dengan partisi saja cukup? Sebanarnya, banyak aspek dalam rumah yang bisa diterapkan dengan prinsip “less is more”. Namun, jangan lupa, untuk tidak mengorbankan kenyamanan dari Teman Narasi sebagai penggunanya ya!Rumah dan furnitur yang didesain dengan gaya minimalis memang memiliki pesona sendiri. Kesederhanaan dan pengurangan elemen-elemen desain yang tidak perlu membuat desain rumah minimalis banyak digemari. Namun, murah atau tidaknya rumah, nyaman atau tidaknya rumah, bisa ditentukan oleh kita. Seberapa setia kita menerapkan prinsip “less is more”, baik dalam desain dan furnitur sehingga dapat berpengaruh dalam pengeluaran biaya. Desain rumah minimalis juga menjadi jawaban bagi Teman Narasi yang hanya menganggarkan biaya membangun rumah yang “minimalis”.

Happy living, Teman Narasi!

Penulis: J. Sophia Priatna
Editor: Brigita Diva
Source: dari berbagai sumber

This Post Has 2 Comments
  1. Thanks Infonya min, kebetulan kemarin saya baru mendapat sedikit rezeki , cita – cita untuk memperbaiki rumah menjadi nyata min, karena rumah sudah sangat kumuh, belum lagi ketinggalan zaman, mumpung ada mendapat sedikit rezeki, jadi pingin meminimalis rumah, makasih ya masukan nya min, jadi bertambah pengetahuan soal rumah modern zaman now.

    1. Terima kasih Bioskop Online! Kami akan terus berusaha memberikan informasi-informasi yang bermanfaat bagi Teman Narasi. Happy Living!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top