skip to Main Content
Tips Hunian Green Living Ala Desainer Interior Kari Whitman

Tips Hunian Green Living ala Desainer Interior Kari Whitman

Kari Whitman dikenal sebagai seorang desainer interior selebriti yang memiliki spesialisasi dalam desain interior perumahan kelas atas dan mewah. Selain itu, keahlian Kari juga meluas ke desain interior komersial, proyek-proyek kondominium, perumahan, hingga desain hotel. Kari juga dikenal dengan gaya desain interior eklektik yang mengintegrasikan elemen dekorasi ramah lingkungan serta desain yang aman untuk hewan peliharaan. Semangatnya untuk menciptakan hunian yang lebih hijau dan ramah lingkungan pun kian menarik perhatian banyak selebriti Hollywood, dan hingga kini Kari telah mengerjakan proyek hunian selebriti milik Jessica Alba, Kristen Bell, Melanie Griffith dan Antonio Banderas, Don Johnson, Virginia Madsen, dan masih banyak selebriti Hollywood lainnya. 

Dilansir dari stylecaster.com, Kari Whitman membagikan tips dan trik dekorasi untuk menciptakan hunian yang lebih hijau, mulai dari menggunakan cat yang ramah lingkungan hingga menggunakan material daur ulang. Untuk mengetahui tips dan trik lainnya, keep on reading!

1. Menggunakan rumput sintetis sebagai pengganti rumput asli

Rumput sintetis buatan ForeverLawn yang realistis dan terbuat dari bahan daur ulang - source: foreverlawn.com
Rumput sintetis buatan ForeverLawn yang realistis dan terbuat dari bahan daur ulang – source: foreverlawn.com

Kari telah merancang beberapa bagian outdoor rumah selebriti dengan rumput sintetis dari ForeverLawn yang sangat realistis dan terbuat dari bahan daur ulang. Dengan menggunakan rumput sintetis, kita akan menghemat air dan tidak lagi membutuhkan pupuk dan pestisida yang dapat merusak kualitas udara. Terdapat berbagai pilihan rumput sintetis yang bisa didapatkan, namun pilihlah rumput sintetis yang aman, tidak beracun, dan tentunya ramah lingkungan.

2. Menggunakan kulit sintetis sebagai alternatif kulit asli

Sofa kulit sintetis - source: urbanoutfitters.com
Sofa kulit sintetis – source: urbanoutfitters.com

Perabotan yang terbuat dari kulit sintetis tentunya bersifat cruelty-free dan ramah lingkungan. Produksi barang-barang dari hewan akan meninggalkan jejak ekologi yang sangat besar, menghasilkan emisi karbon, dan menggunakan bahan bakar fosil yang kemudian menghasilkan polusi udara. Sebagai gantinya, Kari menggunakan kulit sintetis untuk melapisi dinding dan perabotan seperti sofa, kursi makan, dan lainnya. Tidak hanya lebih ramah lingkungan, jika Teman Narasi tidak sengaja menumpahkan minuman, maka Teman Narasi dapat langsung membersihkannya hanya dengan menggunakan lap kering atau spons. 

3. Menggunakan cat tembok ramah lingkungan

Cat tembok ramah lingkungan untuk hunian yang lebih hijau - source: excellentamericanpainting.com
Cat tembok ramah lingkungan untuk hunian yang lebih hijau – source: excellentamericanpainting.com

Jika ingin mengecat ulang dinding ruangan, Teman Narasi dapat memilih cat dengan formulasi yang ramah lingkungan. Cat yang memenuhi standar akan diberi sertifikat dan diberi label eco-friendly pada kemasannya. Cat tembok ramah lingkungan juga memiliki kandungan Volatile Organic Compound (VOC) yang rendah, tidak mengandung logam berat seperti timbal, merkuri cair, dan bahan kimia lainnya yang dapat membahayakan kesehatan. Kini Teman Narasi dapat dengan mudah menemukan berbagai merek cat yang dapat dipilih untuk menciptakan hunian yang lebih ramah lingkungan. 

4. Menggunakan material daur ulang

Meja teraso yang terbuat dari limbah kaca - source: stylecaster.com
Meja teraso yang terbuat dari limbah kaca – source: stylecaster.com

Untuk hunian yang lebih hijau, Kari juga menyarankan untuk menggunakan material hasil daur ulang untuk dijadikan sebagai material meja, rak, lantai rumah, dan lain sebagainya. Kari menggunakan produk dari EnviroGLAS (hyperlink: https://enviroglasproducts.com) yang memanfaatkan limbah kaca untuk dijadikan perabotan cantik teraso seperti yang terlihat pada gambar. Teman Narasi juga dapat menyulap lantai hunian dengan bahan kayu mentah yang bebas dari bahan kimia atau lapisan pelindung lainnya. Bahan kayu ini dikenal dengan istilah ‘untreated wood floors’ atau ‘unfinished hardwood floors’. Selain lantai kayu, balok kayu untuk dekorasi langit-langit dan rak juga dapat menggunakan kayu reklamasi atau yang sudah pernah digunakan sebelumnya.

5. Menggunakan produk pembersih rumah ramah lingkungan

Ilustrasi pembersih rumah ramah lingkungan - source: bredonhillcleaningservices.co.uk
Ilustrasi pembersih rumah ramah lingkungan – source: bredonhillcleaningservices.co.uk

Untuk mendukung dekorasi hunian yang ramah lingkungan, Kari juga menyarankan pemilik rumah untuk menggunakan produk pembersih rumah ramah lingkungan. Sebelum membeli, bacalah kemasan dan pastikan merek pembersih rumah yang Teman Narasi pilih aman untuk kesehatan, lingkungan, dan hewan. Selain produk kemasan, Teman Narasi juga dapat menggunakan bahan-bahan alami seperti cuka, soda kue, dan lemon untuk membersihkan noda membandel pada berbagai permukaan perabot dan bagian rumah lainnya.

Gaya hidup ramah lingkungan tentunya dapat Teman Narasi aplikasikan dengan melakukan langkah-langkah kecil seperti mematikan lampu apabila  tidak digunakan, tidak perlu mandi berlama-lama, hindari penggunaan produk plastik sekali pakai, dan lain sebagainya. Namun, alangkah baiknya jika Teman Narasi terus mencoba untuk melakukan perubahan yang lebih signifikan, seperti lebih memerhatikan perabotan dan dekorasi hunian lewat tips dan trik di atas. 

Untuk artikel lainnya seputar gaya hidup ramah lingkungan, Teman Narasi dapat membacanya di sini. Selamat berkreasi dan happy living!

Jangan lupa untuk #dirumahaja dan tetap jaga kesehatan ya!

Penulis: Kezia Mariska
Editor: Renya Nuringtyas
Sumber:
kariwhitmaninteriors.com,
stylecaster.com,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top